Jumat, 31 Oktober 2014

Relativitas Keju

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 05.07
Suatu hari seorang laki-laki paruh baya pulang ke rumahnya, ia tampak sangat letih. Istrinya yang sudah menunggu di rumah pun bergegas membuka pintu untuk sang suami.

"Kau tampak sangat lelah wahai suamiku, makan lah keju ini.." ujar istrinya seraya menyodorkan sepotong keju itu kepada suaminya yang duduk selonjoran di teras rumah.

"Alhamdulillah, terimakasih istriku. Keju ini bagus untuk pencernaanku.." Laki-laki itu pun memakan keju pemberian istrinya dengan begitu lahap.

Keesokan harinya, seperti hari-hari biasa, laki-laki tersebut pulang ke rumah dengan wajah letih, ia pun bertanya kepada istrinya..

"Istriku, adakah keju untuk aku makan lagi hari ini ?"
"Tidak ada lagi keju hari ini suamiku, hari ini tidak apa-apa untuk di makan.." istirnya menjawab dengan lesu.
"Alhamdulillah, tidak apa-apa, lagi pula keju tidak baik untuk kesehatan gigiku." laki-laki itu tersenyum.

Istrinya pun kebingungan dengan jawaban suaminya, "Jadi mana lah yang betul kalau begitu, apakah keju baik untuk pencernaan tapi merusak gigi, apa maksudmu duhai suamiku..?"

"Itu tergantung.." sambut laki-laki itu "tergantung apakah kejunya ada atau tidak"

0 komentar:

Posting Komentar

 

Aisyah K :) Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos