Minggu, 25 Agustus 2013

Apa benar lebih cepat itu lebih baik ???

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 19.41 0 komentar
"Apakah musisi terbaik adalah mereka yang bisa memainkan instrumen mereka dengan paling cepat?
Apakah aktor terbaik adalah mereka yang bisa mengucapkan baris dialog mereka dengan paling cepat?
Apakah orang paling bijak yang Anda kenal adalah para pemikir tercepat?
Apakah pegolf terbaik mengayunkan tongkat mereka lebih cepat dibanding yang lain?
Apakah atlet terbaik selalu berada di depan sepanjang perlombaan?
Apakah pemimpin terbaik adalah mereka yang mendapat kesuksesan dalam semalam?
Apakah perusahaan terbaik adalah yang tumbuh paling cepat?
Apakah persahabatan terbaik berkembang paling cepat?
Apakah orang-orang paling sukses di muka bumi ini selalu tergesa-gesa?"

Senin, 19 Agustus 2013

Cuman curcol lagi..

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 22.41 0 komentar
Hello everyone, how's life going..? Mudah-mudahan semuanya lancar dan terkendali yah. Ameen.
Okay. Cuman sekedar info, Tochii alias laptop kesayangan saya, sampai saat ini kondisinya belum baik, karena saya juga belum ada waktu buat ngebawa dia buat di install ulang. Alasannya sih masih sama, saya minggu-minggu ini sedang sibuk dengan berbagai macam rutinitas, kali ini benar-benar sibuk kerja loh yah. Bukan sibuk hangout bareng teman-teman :'3

Kamis, 15 Agustus 2013

Sedikit curcol boleh dong..

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 20.42 0 komentar
I was a bit upset and angry yesterday and today. Gimana nggak..? Tochii merah lucu kesayangan saya tiba-tiba nge-hang sendiri, dan layar LCD nya redup perlahan-lahan terus gelap gulita, dan akhirnya mati total. Masih bingung yah tochii itu apa dan siapa..? Iya Tochii itu nama yang saya kasih buat laptop kesayangan saya, huhuhu...

Senin, 12 Agustus 2013

Rindu

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 05.02 0 komentar

Saya rindu. Sungguh. Mungkin ini terdengar aneh.
Namamu merangsuk masuk ke otakku di atas novel Sir Conan Doyle yang sedang saya baca.
Dan namamu lebih dulu terbaca oleh otakku sebelum huruf-huruf di dalam novel ini sempat saya cerna.

Minggu, 11 Agustus 2013

SKETSA

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 07.20 0 komentar
Hari ini sama seperti hari-hari sebelumnya, jari-jariku juga masih mengetikkan semua perasaan yang aku rasakan, dan kejadian yang aku alami. Ditemani secangkir coklat hangat kesukaanku, aku kembali mengetik semua cerita yang aku alami di kampus.  Baiklah dari sini ceritanya bermulai…

Akhir-akhir ini aku kembali menekuni kebiasaan lama yang sudah lama tidak aku kerjakan. Menggambar sketsa. Iya, menggambar sketsa adalah hobiku sejak di sekolah dasar, aku suka menggambar apa saja yang aku lihat, semuanya bisa menjadi objek sketsaku, bahkan semuanya pun bisa menjadi kanvas tempatku menggambar sketsa, aku masih ingat bagaimana aku membuat marah ibuku sewaktu SD dulu karena aku menggambari semua dinding-dinding rumah dengan gambar abstrak yang dibuat oleh tangan kecilku waktu itu. Hingga aku duduk di bangku SMA, aku mulai meninggalkan kebiasaanku menggambar sketsa, mulai lupa dengan hobi menggambar apa saja yang aku lihat.

Tapi hari itu, hari ketika aku menyandang predikat sebagai mahasiswa, aku kembali ingat dengan hobi menggambar sketsaku. Hari itu Aku kembali memegang pensil 2b dan sebuah buku tulis kosong lalu kemudian mulai menggambar sketsa dengan satu objek. Objek yang sedari tadi aku perhatikan di dalam kelas, objek sketsaku yang terus tertawa dan mengoceh tak jelas dengan teman-teman sekelasku, objek yang membuat hatiku kembali tergerak untuk menggambar sketsa. Dia – sang objek sketsaku ini adalah sesosok laki-laki yang selalu tertawa, pembawaannya begitu riang, melihatnya seperti itu dia terihat seperti tidak memiliki masalah dan tidak pernah sedih, sangat berbeda dengan diriku yang memiliki banyak masalah dalam hidup dan aku simpan rapat-rapat dalam hatiku sendiri.

Hari itu, aku menggambar sketsa wajahnya, menggambar setiap detail raut wajah dan ekspresinya. Aku menggambar sketsa wajahnya setiap jam pergantian kuliah, ataupun saat dosen yang harusnya mengajar tidak masuk kelas. Aku menggambar sketsa wajahnya saat dia tidak melihat ke arahku, aku bahkan melakukannya diam-diam, aku takut dia tau aku sedang menggambarnya dalam berbagai macam eskpresi, aku takut dia menganggapku aneh, jadi yang bisa aku lakukan hanya menggambarnya diam-diam, mengabadikan setiap ekspresi wajah cerianya dalam sketsaku. Ah, mengapa aku begitu senang saat melihatnya tersenyum…

Entah sudah berapa lama aku menjalankan hobiku ini, menggambar sketsa dengan satu objek. Menggambar di pojok kelas saat dia tidak melihat ke arahku sudah menjadi candu dalam keseharianku di kelas, bahkan saat dosen menjelaskan materi kuliah, aku selalu mencuri pandang ke arahnya, sekedar untuk melihat ekspresi seriusnya yang sedang memperhatikan dosen. Tidak terhitung sudah berapa banyak sketsa wajahnya yang aku buat di buku tulis ini.

Semakin aku membuat sketsa tentang dirinya, aku mulai merasa ada yang  berbeda dengan perasaanku. Kemarin aku hanya senang mengamati ekspresi wajah cerianya yang tidak membosankan untuk aku jadikan objek sketsaku, tapi perasaan kali ini berbeda, aku jadi ingin tahu dia lebih dalam, aku ingin tahu apa yang dia lakukan setiap harinya, aku ingin tahu cerita apa yang ada di balik wajahnya yang selalu tersenyum dan tertawa riang itu. Dan ada kalanya juga aku ingin sekali menyentuh wajahnya secara nyata, tidak hanya menyentuh wajahnya di sketsa yang aku buat. Ahh… perasaan apa ini ya Tuhan, aku tau dia tidak akan pernah melihatku, seperti dia tidak pernah melihat ke arahku saat aku membuat sketsa dirinya.


Akhirnya meskipun sekarang aku dan dia dapat bertegur sapa seperti teman-teman lainnya, aku tidak pernah sanggup memberitahu dia tentang sketsa-sketsa dirinya yang sudah aku buat semenjak semester satu. Aku takut dia akan menjauhiku karena hal itu. Biarlah seperti ini, aku dan dia layaknya teman-teman sekelasku yang lain, bertegur sapa saat bertemu di jalan, saling bertanya tentang tugas-tugas apa saja yang diberikan dosen kami, atau bahkan saling berkirim jawaban ketika ujian. Aku dan dia, memang harusnya seperti itu saja. Menggambar sketsa tentang dirinya diam-diam, dan membiarkan perasaan tentangnya dalam hatiku tumbuh dalam diam. Seperti sketsa ini yang tak bisa berbicara, seperti sketsa ini yang akan selalu diam.

Sabtu, 10 Agustus 2013

Eskrim dan Hujan

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 22.01 1 komentar
Dulu sekali setiap saya sedang emosi, sedih, ataupun sedang tidak berminat melakukan apa-apa, memakan eskrim adalah salah satu hal yang dapat membuat saya sedikit lebih tenang.  Ya, eskrim yang dingin dan manis mampu menjadi obat pembangkit mood saya yang sedang down. Tapi itu dulu, dulu sewaktu saya belum mengenal "dia", eskrim selalu mampu membuang segala penat yang ada dalam pikiran saya. 
   

Kamis, 01 Agustus 2013

we are known as COMPHORIA 2013

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 22.18 0 komentar

' First 1st '

       Kalau kalian mahasiswa apalagi mahasiswa Ilmu Komunikasi, pasti kalian pernah dong dapat tugas kuliah dari dosen-dosen kalian untuk membuat suatu kegiatan atau acara yang nantinya akan menjadi dasar penilaian dari dosen untuk memberikan nilai akhir yang akan terpampang di KHS alias Kartu Hasil Studi kita di akhir semester. Nah ini juga yang terjadi pada kegiatan perkuliahan saya di awal semester 6 (enam). Saya dan teman-teman sekelas saya di progdi Ilmu Komunikasi angkatan 2010 (jiah lengkap amat yah penjelasannya, wkwkwk :D ) diberikan tugas oleh 4 dosen sekaligus untuk membuat suatu kegiatan atau acara yang menuntut kami menerapkan berbagai macam teori komunikasi di kegiatan yang akan kami buat nanti. And guys, For your information nih yahh, kegiatan tersebut bakalan menjadi patokan nilai buat 4 matakuliah, wowww DEMI APAA..??? (mulai lebay)
 

Aisyah K :) Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos