Kamu tentu tau aku mencintaimu
Hingga aku harus melawan semua norma yang ada..
Hingga aku harus menutup telinga dari setiap cercaan dan makian.
Kamu tentu mengerti banyaknya masalah yang harus kuselami.
Hanya untuk bersatu dengan dirimu sayang..
Untuk bisa merengkuh setiap jengkal pelukmu.
Kamu pasti memaklumi, kalau aku mencintaimu..
Walau tasbihku berbeda dengan kalung salibmu.
Walau kitab bacaanku berbeda dengan kitab bacaanmu.
Salahkah perbedaan itu sayang ?
Aku mencicipi segala yang haram,
Segala yang katanya hina.
Segala yang berkhianat.
Hanya untuk sampai pada pelukmu..
Dosakah kita jika hanya ingin memperjuangkan cinta ?
Patutkah cinta kita dibela, jika semua orang berkata ini hina ?
Ceritakan pada mereka sayang, bahwa kita bahagia.
Katakan pada mereka sayang, bibir kita tidak berdusta.
Ceritakan pada mereka tentang kebahagian kita.
Hingga aku harus melawan semua norma yang ada..
Hingga aku harus menutup telinga dari setiap cercaan dan makian.
Kamu tentu mengerti banyaknya masalah yang harus kuselami.
Hanya untuk bersatu dengan dirimu sayang..
Untuk bisa merengkuh setiap jengkal pelukmu.
Kamu pasti memaklumi, kalau aku mencintaimu..
Walau tasbihku berbeda dengan kalung salibmu.
Walau kitab bacaanku berbeda dengan kitab bacaanmu.
Salahkah perbedaan itu sayang ?
Aku mencicipi segala yang haram,
Segala yang katanya hina.
Segala yang berkhianat.
Hanya untuk sampai pada pelukmu..
Dosakah kita jika hanya ingin memperjuangkan cinta ?
Patutkah cinta kita dibela, jika semua orang berkata ini hina ?
Ceritakan pada mereka sayang, bahwa kita bahagia.
Katakan pada mereka sayang, bibir kita tidak berdusta.
Ceritakan pada mereka tentang kebahagian kita.
Untuk Istriku Yang Bermasjid Di Gereja.
Dari Suamimu Yang Setia Menunggumu Di luar Setiap Minggu.




















0 komentar:
Posting Komentar