Kamis, 10 Oktober 2013

Hello October :)

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 00.42 0 komentar
Ayayy..!! It's been a long time saya nggak nulis-nulis coret-coret dan buat keributan di blog saya ini. 
Sekedar mau nyapa bulan Oktober 2013 ini "HALO OKTOBERR" hahaha. Agak telat sih, baru nyapa bulan oktober dengan seketik dua ketik tulisan saya di tanggal 10, bukannya di tanggal 1 kemarin. Mueehehe :)

Minggu, 25 Agustus 2013

Apa benar lebih cepat itu lebih baik ???

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 19.41 0 komentar
"Apakah musisi terbaik adalah mereka yang bisa memainkan instrumen mereka dengan paling cepat?
Apakah aktor terbaik adalah mereka yang bisa mengucapkan baris dialog mereka dengan paling cepat?
Apakah orang paling bijak yang Anda kenal adalah para pemikir tercepat?
Apakah pegolf terbaik mengayunkan tongkat mereka lebih cepat dibanding yang lain?
Apakah atlet terbaik selalu berada di depan sepanjang perlombaan?
Apakah pemimpin terbaik adalah mereka yang mendapat kesuksesan dalam semalam?
Apakah perusahaan terbaik adalah yang tumbuh paling cepat?
Apakah persahabatan terbaik berkembang paling cepat?
Apakah orang-orang paling sukses di muka bumi ini selalu tergesa-gesa?"

Senin, 19 Agustus 2013

Cuman curcol lagi..

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 22.41 0 komentar
Hello everyone, how's life going..? Mudah-mudahan semuanya lancar dan terkendali yah. Ameen.
Okay. Cuman sekedar info, Tochii alias laptop kesayangan saya, sampai saat ini kondisinya belum baik, karena saya juga belum ada waktu buat ngebawa dia buat di install ulang. Alasannya sih masih sama, saya minggu-minggu ini sedang sibuk dengan berbagai macam rutinitas, kali ini benar-benar sibuk kerja loh yah. Bukan sibuk hangout bareng teman-teman :'3

Kamis, 15 Agustus 2013

Sedikit curcol boleh dong..

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 20.42 0 komentar
I was a bit upset and angry yesterday and today. Gimana nggak..? Tochii merah lucu kesayangan saya tiba-tiba nge-hang sendiri, dan layar LCD nya redup perlahan-lahan terus gelap gulita, dan akhirnya mati total. Masih bingung yah tochii itu apa dan siapa..? Iya Tochii itu nama yang saya kasih buat laptop kesayangan saya, huhuhu...

Senin, 12 Agustus 2013

Rindu

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 05.02 0 komentar

Saya rindu. Sungguh. Mungkin ini terdengar aneh.
Namamu merangsuk masuk ke otakku di atas novel Sir Conan Doyle yang sedang saya baca.
Dan namamu lebih dulu terbaca oleh otakku sebelum huruf-huruf di dalam novel ini sempat saya cerna.

Minggu, 11 Agustus 2013

SKETSA

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 07.20 0 komentar
Hari ini sama seperti hari-hari sebelumnya, jari-jariku juga masih mengetikkan semua perasaan yang aku rasakan, dan kejadian yang aku alami. Ditemani secangkir coklat hangat kesukaanku, aku kembali mengetik semua cerita yang aku alami di kampus.  Baiklah dari sini ceritanya bermulai…

Akhir-akhir ini aku kembali menekuni kebiasaan lama yang sudah lama tidak aku kerjakan. Menggambar sketsa. Iya, menggambar sketsa adalah hobiku sejak di sekolah dasar, aku suka menggambar apa saja yang aku lihat, semuanya bisa menjadi objek sketsaku, bahkan semuanya pun bisa menjadi kanvas tempatku menggambar sketsa, aku masih ingat bagaimana aku membuat marah ibuku sewaktu SD dulu karena aku menggambari semua dinding-dinding rumah dengan gambar abstrak yang dibuat oleh tangan kecilku waktu itu. Hingga aku duduk di bangku SMA, aku mulai meninggalkan kebiasaanku menggambar sketsa, mulai lupa dengan hobi menggambar apa saja yang aku lihat.

Tapi hari itu, hari ketika aku menyandang predikat sebagai mahasiswa, aku kembali ingat dengan hobi menggambar sketsaku. Hari itu Aku kembali memegang pensil 2b dan sebuah buku tulis kosong lalu kemudian mulai menggambar sketsa dengan satu objek. Objek yang sedari tadi aku perhatikan di dalam kelas, objek sketsaku yang terus tertawa dan mengoceh tak jelas dengan teman-teman sekelasku, objek yang membuat hatiku kembali tergerak untuk menggambar sketsa. Dia – sang objek sketsaku ini adalah sesosok laki-laki yang selalu tertawa, pembawaannya begitu riang, melihatnya seperti itu dia terihat seperti tidak memiliki masalah dan tidak pernah sedih, sangat berbeda dengan diriku yang memiliki banyak masalah dalam hidup dan aku simpan rapat-rapat dalam hatiku sendiri.

Hari itu, aku menggambar sketsa wajahnya, menggambar setiap detail raut wajah dan ekspresinya. Aku menggambar sketsa wajahnya setiap jam pergantian kuliah, ataupun saat dosen yang harusnya mengajar tidak masuk kelas. Aku menggambar sketsa wajahnya saat dia tidak melihat ke arahku, aku bahkan melakukannya diam-diam, aku takut dia tau aku sedang menggambarnya dalam berbagai macam eskpresi, aku takut dia menganggapku aneh, jadi yang bisa aku lakukan hanya menggambarnya diam-diam, mengabadikan setiap ekspresi wajah cerianya dalam sketsaku. Ah, mengapa aku begitu senang saat melihatnya tersenyum…

Entah sudah berapa lama aku menjalankan hobiku ini, menggambar sketsa dengan satu objek. Menggambar di pojok kelas saat dia tidak melihat ke arahku sudah menjadi candu dalam keseharianku di kelas, bahkan saat dosen menjelaskan materi kuliah, aku selalu mencuri pandang ke arahnya, sekedar untuk melihat ekspresi seriusnya yang sedang memperhatikan dosen. Tidak terhitung sudah berapa banyak sketsa wajahnya yang aku buat di buku tulis ini.

Semakin aku membuat sketsa tentang dirinya, aku mulai merasa ada yang  berbeda dengan perasaanku. Kemarin aku hanya senang mengamati ekspresi wajah cerianya yang tidak membosankan untuk aku jadikan objek sketsaku, tapi perasaan kali ini berbeda, aku jadi ingin tahu dia lebih dalam, aku ingin tahu apa yang dia lakukan setiap harinya, aku ingin tahu cerita apa yang ada di balik wajahnya yang selalu tersenyum dan tertawa riang itu. Dan ada kalanya juga aku ingin sekali menyentuh wajahnya secara nyata, tidak hanya menyentuh wajahnya di sketsa yang aku buat. Ahh… perasaan apa ini ya Tuhan, aku tau dia tidak akan pernah melihatku, seperti dia tidak pernah melihat ke arahku saat aku membuat sketsa dirinya.


Akhirnya meskipun sekarang aku dan dia dapat bertegur sapa seperti teman-teman lainnya, aku tidak pernah sanggup memberitahu dia tentang sketsa-sketsa dirinya yang sudah aku buat semenjak semester satu. Aku takut dia akan menjauhiku karena hal itu. Biarlah seperti ini, aku dan dia layaknya teman-teman sekelasku yang lain, bertegur sapa saat bertemu di jalan, saling bertanya tentang tugas-tugas apa saja yang diberikan dosen kami, atau bahkan saling berkirim jawaban ketika ujian. Aku dan dia, memang harusnya seperti itu saja. Menggambar sketsa tentang dirinya diam-diam, dan membiarkan perasaan tentangnya dalam hatiku tumbuh dalam diam. Seperti sketsa ini yang tak bisa berbicara, seperti sketsa ini yang akan selalu diam.

Sabtu, 10 Agustus 2013

Eskrim dan Hujan

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 22.01 1 komentar
Dulu sekali setiap saya sedang emosi, sedih, ataupun sedang tidak berminat melakukan apa-apa, memakan eskrim adalah salah satu hal yang dapat membuat saya sedikit lebih tenang.  Ya, eskrim yang dingin dan manis mampu menjadi obat pembangkit mood saya yang sedang down. Tapi itu dulu, dulu sewaktu saya belum mengenal "dia", eskrim selalu mampu membuang segala penat yang ada dalam pikiran saya. 
   

Kamis, 01 Agustus 2013

we are known as COMPHORIA 2013

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 22.18 0 komentar

' First 1st '

       Kalau kalian mahasiswa apalagi mahasiswa Ilmu Komunikasi, pasti kalian pernah dong dapat tugas kuliah dari dosen-dosen kalian untuk membuat suatu kegiatan atau acara yang nantinya akan menjadi dasar penilaian dari dosen untuk memberikan nilai akhir yang akan terpampang di KHS alias Kartu Hasil Studi kita di akhir semester. Nah ini juga yang terjadi pada kegiatan perkuliahan saya di awal semester 6 (enam). Saya dan teman-teman sekelas saya di progdi Ilmu Komunikasi angkatan 2010 (jiah lengkap amat yah penjelasannya, wkwkwk :D ) diberikan tugas oleh 4 dosen sekaligus untuk membuat suatu kegiatan atau acara yang menuntut kami menerapkan berbagai macam teori komunikasi di kegiatan yang akan kami buat nanti. And guys, For your information nih yahh, kegiatan tersebut bakalan menjadi patokan nilai buat 4 matakuliah, wowww DEMI APAA..??? (mulai lebay)

Senin, 22 Juli 2013

Ceritanya sih tentang KKN....

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 23.41 0 komentar

Ada yang sudah pernah KKN belum ? iya KKN,  oh bukan Kolusi Korupsi dan Nepotisme yah, tapi Kuliah Kerja t̶i̶d̶a̶k̶ Nyata :’)

Well, beberapa  bulan yang lalu saya telah menyelesaikan KKN saya dengan sukses yah walaupun ada sedikit kerikil-kerikil kecil yang menjadi  penghambat dalam menyudahi derita KKN saya kemarin, huhuhu.

Di postingan kali ini saya mau cerita-cerita dikit sama sobat blogger tentang pengalaman saya selama KKN kemarin bersama teman-teman KKN saya yang cantik dan t̶i̶d̶a̶k̶ ganteng  hihihi :p

              Oke, singkat cerita saya dan 4 orang teman sekelas saya di kampus akhirnya sepakat untuk bergabung bersama dalam satu kelompok KKN jenis KKN kompetensi yang diadakan oleh fakultas ilmu sosial dan politik Universitas Mulwaraman. Dengan berbekal pengetahuan se-adanya dan kenekatan yang luar biasa kami mulai mencari instansi pemerintah ataupun swasta yang bersedia menampung kami untuk dapat melaksanakan magang kerja disana. 
            Tidak mudah ternyata mencari instansi yang mau menerima kami berlima (hiks..hiks) kami berkali-kali tertolak dari satu pintu kantor ke kantor lainnya. Dan akhirnya setelah kami mendaki gunung, menerjang ombak, dan melewati lembah, jeng..jeng..jeng...kami berlima pun diterima oleh Hotel Ast*n Samarinda (nama instansi disamarkan) untuk ber-KKN ria disana (musibah buat hotelnya, mihihihi)

foto bersejarah tim KKN saya coy, soalnya masuk koran :'D


beginilah penampakannya setelah masuk koran (hahaha)
                    Hari-hari pertama KKN sih kami berlima masih sangat semangat, disuruh datang jam 8 pagi, kami udah standby dari jam 7 pagi, tapi ternyata semua itu tidak berlangsung lama...di minggu-minggu berikutnya kami mulai diuji, pertahanan mental dan fisik kami mulai drop dan down. Bayangin aja, KKN, kuliah, ujian, dan kebetulan saat itu kami juga menjadi EO acara kelas kami, dipaksa untuk bekerja sesuai jam karyawan hotel, jelas saja kami tidak mampu (hiksss) dan sering mencuri-curi waktu untuk sekedar beristirahat dari segala penatnya aktivitas (baca: bolos) hahaha. 
                    Walaupun track record kami magang di Hotel tersebut bisa dibilang cukup buruk :’) tapi yang paling berharga dari pengalaman KKN ini adalah ketika kami melaksanakan program-program kerja bagi masyarakat sekitar posko KKN kami. Memberikan bimbingan belajar gratis buat anak-anak itu yang paling membuat saya rinduu dengan KKN ini, bisa membuat mereka ngerti baca aja sudah senang, apalagi bisa membuat mereka punya ilmu yang lebih lagi, dan yang paling mengharukan sih waktu tim KKN kami mengakhiri proker bimbel itu, mereka (baca:anak-anak didik kami) meminta kami untuk melanjutkan bimbelnya, sampai nyanyi-nyanyi di luar pagar posko KKN segala loh anak-anak kecil itu, syudududu mengharukan :’) (padahal kayanya mereka cuman mau dapat cemilan gratis sih tiap abis bimbel, bukan karena pengen dilajarin, wkwkwk)
walau panas terik, tetap semangat belajar!!


semangat banget yah mereka belajarnya :')
                    Yah segitu aja deh dulu, masih banyak lagi sih pengalaman pas KKN, tapi saya ceritanya yang ini aja dulu. Ada yang bilang KKN itu bisa cinta lokasi ya… ahh jangan percaya deh, kayanya malah di KKN saya banyak konflik batin dan perang dingin yang terjadi, apalagi antara ibu ketua sama anggotanya, wkwkwkwk.. by the way sekedar saran sih,  laporan KKN harus kalian kerjain yah dari awal, dicicil-cicil gitu kerjainnya, jangan sampe keteteran pas udah selesai, nanti bisa-bisa kalian begadang sampe pagi cuman buat kerjain laporan KKN yang gak seberapa itu…fufufufu
hari pertama KKN masih pada fresh

dari kiri ke kanan: imbang kelomang, selena gomez, hamdan alay, lely kecoa, dan Hj. Dadank :D

Rabu, 05 Juni 2013

Di Balik Frekuensi "Sebuah Kisah Berjuta Makna"

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 06.29 0 komentar
Awal Mei kemarin, tepatnya di tanggal 4 Mei 2013, setelah menyiapkan semuanya dengan matang, saya dan teman-teman panitia event ComPhoria2013 a.k.a Communication Euphoria 2013 yang beranggotakan mahasiswa-mahasiswi Ilmu Komunikasi Angkatan 2010 Univeritas Mulawarman Samarinda, akhirnya dengan sukses dapat memutar film documenter “Di Balik Frekuensi” di Gedung Pusrehut Unmul. Kegiatan pemutaran film ini merupakan salah satu dari rangkaian acara kami di ComPhoria2013. Film bergenre feature documentary ini mengungkap kondisi media massa saat ini, khususnya televisi pasca-reformasi.

suasana pemutaran film DBF bersama mahasiswa Ilmu Komunikasi Unmul


Review Film Di Balik Frekuensi



Film documenter “Di Balik Frekuensi” karya Ucu Agustin ini merupakan salah satu film documenter dengan durasi yang terpanjang di Indonesia, yakni sekitar 144 menit. Tetapi meskipun memiliki durasi yang cukup panjang, film ini menurut saya tidak membosankan, karena film Di Balik Frekuensi ini mengangkat kisah nyata yang menggugah simpati kita. Sebuah kisah tentang perjuangan wanita bernama Luviana, seorang jurnalis MetroTV yang di PHK dari tempat dia bekerja dan juga Haris Suwandi, salah satu korban Lumpur Lapindo yang berjalan kaki dari Sidoardjo hingga ke Jakarta untuk memperjuangkan haknya.

Dalam film Di Balik Frekuensi ini dikisahkan bagaimana Luviana yang telah bekerja selama 10 tahun di MetroTv sebagai Assisten Producer News kemudian dimutasi dari Newsroom ke HRD, namun Luviana menolak karena dirinya adalah seorang Journalist. Ia pun akhirnya di PHK secara sepihak oleh MetroTV karena mempertanyakan sistem manajemen di stasiun berita "burung biru" tersebut yang tidak berpihak pada pekerja, dan juga mengkritisi independensi newsroom yang kerap dipakai oleh kepentingan pemilik. Meskipun Luviana sempat berunding dengan Surya Paloh selaku pemilik MetroTV untuk meminta haknya, namun Luviana hanya diberi janji janji palsu oleh Surya Paloh dan tetap berakhir dengan PHK tanpa pesangon dan tanpa gaji selama 6 bulan.
Kisah selanjutnya dalam film Di Balik Frekuensi adalah Haris Suwandi, salah satu korban Lumpur Lapindo yang memperjuangkan haknya dengan berjalan kaki selama satu bulan penuh dari Sidoardjo ke Jakarta. Dalam film tersebut tergambar jelas bagaimana Haris Suwandi yang ditemani kawannya Harto Wiyono berjalan kaki dengan sandal jepit yang sudah menua sebagai alas kakinya walaupun peluh dan panasnya aspal mengiringi perjalanan mereka.
Setiap perjuangan selalu ada kerikil yang menghalangi, pemberitaan di TvOne awalnya membuat Haris Suwandi kecewa. Ia dikatakan bukan korban Lumpur Lapindo, bahkan oleh Aburizal Bakrie sendiri menganggap ia hanya menjadi pencari sensasi semata. Namun entah ada angin apa, Haris Suwandi yang mulanya kecewa dan marah akhirnya meminta maaf kepada keluarga Bakrie. Dan sampai film ditayangkan Haris Suwandi pun tak diketahui keberadaannya.

At Last But Not Least....
Dua kisah diatas adalah bagian dari film Di Balik Frekuensi, dan melalui pemutaran film tersebut pada #PekanMaydayBersama_DBF, saya dapat lebih melihat dengan jelas realitas yang sebenarnya terjadi di media massa saat ini khususnya televisi. Bagaimana konglomerasi media menjadi dominan dan penentu agenda setting dalam masyarakat. Bagaimana “orang kecil” sulit meminta haknya. Hal yang menggelitik dan mengundang tawa kesal, ketika dalam film tersebut menayangkan fakta mengenai pemberitaan di televisi.
Jika kita perhatikan dalam film Di Balik Frekuensi, terlihat sekali Metro Tv ketika memberitakan kasus Haris Suwandi, korban Lumpur Lapindo, sangat tajam dan pedas. Begitu juga dengan TvOne ketika memberitakan kasus Luviana. Namun saat kedua media tersebut memberitakan kasus masing–masing. Misalnya saja Metro Tv membahas kasus Luviana dan TvOne membahas kasus Haris Suwandi, justru mendapatkan tampilan berita yang berbeda, jauh sekali bahkan.
Dalam film terlihat bahwa keserakahan justru mengaburkan fakta–fakta yang ada. Di Balik Frekuensi berhasil memotret, ya inilah faktanya, antara idealisme, kepentingan dan ekonomi tidak akan dapat melebur menjadi satu, semuanya memiliki ego yang sama–sama kuat. Kalau begini akankah televisi menjadi "tell lie vision"..??!!

Begitulah sedikit gambaran yang saya dapat setelah menonton film Di Balik Frekuensi bersama mahasiswa Unmul, para dosen ilmu komunikasi, dan berbagai media local di Samarinda.

Pers dulu dibungkam, pers sekarang dibeli. Hentikan Monopoli, Kembalikan Frekuensi. Media Mengabdi Publik, Tidak Menghamba pada Pemilik.” Yah itu beberapa quotes yang saya catat dan saya suka dari film Di Balik Frekuensi karya Ucu Agustin. Semoga bermanfaat untuk kita semua, dan mari kita menjadi orang-orang yang kritis serta tidak mudah terjebak oleh tayangan-tayangan yang ada di media massa J

sedikit foto kenang-kenangan bersama dosen dan pemateri seminar bedah film DBF :')

Note : Posted by : Aisyah Kadir
                            NIM: 1002055058

Selasa, 05 Februari 2013

Liburan Seminggu di Pulau Sulawesi

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 19.23 0 komentar
Assalamualaikum semuanya. Sudahkah anda senyum dan tertawa hari ini.? Harusnya sudah yah, karena senyum itu ibadah dan tertawa itu menyehatkan, asal jangan tertawa yang berlebihan sampe ketawa-ketawa sendiri yah, ntar disangka orang gila lagi, hehehe. Oke, Alhamdulillah saya yang blogger pemula ini sudah sedikit-sedikit mengerti ngotak-ngatik blog saya dan bereksperimen sendiri, istilah kerennya sih otodidak. Maklum saya bikin blog ini baru-baru aja, dan dengan berbekal keberanian, #tsah :p serta google yang sudah bersedia menjadi dosen pembimbing saya dalam dunia blogging ini, blogging saya sudah agak terlihat nampak seperti blog sungguhan (apasih.? saya nggak ngerti ngomong apa nih)

Well, di postingan saya kali ini, saya mau berbagi sedikit cerita mengenai pengalaman saya setahun yang lalu ketika saya dan bapak ibu saya terbang ke salah satu kota di provinsi Sulawesi Selatan, yaitu kota Pare-pare. Agan dan aganwati sudah pernah kesana belum..? Atau jangan-jangan malah baru pertama kali dengar yah. Okelah kalau begitu, saya bakalan cerita dikit deh mengenai kota tersebut.

WELCOME TO PARE-PARE
salah satu tugu kota Pare-pare di pinggir laut

Pare-pare adalah kota di mana saya dilahirkan, juga kota di mana bapak saya dilahirkan, juga kota di mana eyang saya B.J Habibie di lahirkan. Eyang saya B.J Habibie adalah presiden RI yang ke-3, pastinya pada tau kan, wong baru-baru ini kan ada tuh film cinta romantis sepanjang masanya Eyang B.J Habibie yang judulnya "Habibie dan Ainun"

Pare-pare yang terletak bersebelahan dengan kabupaten Pinrang (sebelah utara), Selat Makassar (sebelah selatan), kabupaten Sidenreng Rappang (sebelah timur), dan kabupaten Barru (sebelah selatan) ini  terkenal sebagai kota transit dan juga penyangga bagi kota-kota lain di wilayah Sulawesi Selatan, barat, dan tengah. Yah karena di Pare-pare ini sendiri terdapat pelabuhan, tempat transit kapal-kapal dari berbagai daerah yang akan ke pulau Sulawesi. Sebenarnya saya sendiri tidak banyak tau mengenai kota Pare-pare ini, karena sewaktu saya berkunjung ke sana, hanya untuk menghadiri acara keluarga bapak saya, dan hari-hari saya pun cuman berkumpul di rumah melihat kesibukan ibu-ibu dan bapak-bapak menyiapkan acara adat bugis di sana. Walhasil kegiatan saya di sana, cuman main hape, browsing, dan foto-foto narsis dengan sepupu-sepupu saya. (hehehe, emang udah jadi habit saya). 
pasang behel dimana ni bocah..?

Selena gomez bersama sepupunya


Dari kiri ke kanan: Tante pake baju itam (nda tau namanya), Om PNS, Bapak keren, Selena Gomez.
Saya di Pare-pare kurang lebih hanya 5 hari kalau tidak salah ingat. Dan dalam waktu 5 hari yang singkat itu saya mendapat pengalaman yang cukup berharga, karena saya bisa melihat bagaimana kota Pare-pare sebenarnya, kota tempat dilahirkannya salah satu pemuda bangsa berprestasi, Eyang B.J Habibie, saya juga mendapat pengetahuan mengenai adat orang-orang bugis di sana yang jiwa kebersamaannya sangat tinggi, dan juga berkesempatan melihat keindahan laut serta pantai Lumpue yang terletak di selatan kota dan menghadap langsung ke barat ke arah teluk Pare-pare. Waktu terbaik untuk mengunjungi pantai Lumpue yang berpasir hitam ini adalah sewaktu matahari terbenam istilah kerennya mah "sunset" :p

gilak keren banget kan sunsetnya..?
Dannnnn setelah acara di Pare-pare selesai, saya dan bapak ibu saya akhirnya bertolak ke Makassar untuk menghadiri acara syukuran rumah baru om saya. It's time for leaving this cool city, PARE-PARE

HALO MAKASSAR....!!!

Perjalanan dimulai lagi, saya dan bapak saya ke Makassar dengan menggunakan sepeda motor om saya, sebenarnya ibu saya menyuruh saya ikut naik mobil dengan keluarga saya yang lain, tetapi saya memilih naik motor saja, soalnya sih lebih enak buat liatin pemandangan kan, bisa kena angin sepoi-sepoi juga, dan tidak mabuk darat (hahahaa). Soalnya jarak antara Pare-pare ke Makassar itu lumayan jauh loh, sekitar 200 km dan juga melewati beberapa kabupaten, yaitu kabupaten Barru, Pangkep, dan Maros. Beuh... selama di perjalanan menuju ke Makassar dengan mengenderai sepeda motor bersama bapak saya, benar-benar pengalaman yang tidak terlupakan, karena saya dapat melihat hamparan sawah di pinggir jalan, melihat lautan di pinggir jalan poros, serta jejeran rumah-rumah adat bugis. Dengan berkendara di atas motor, pemandangan memang terlihat jelas gan, ketimbang naik mobil. 

salah satu rumah adat bugis yang saya abadikan
Cuplikan video perjalanan saya ke Makassar 

Setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan, saya akhirnya tiba di Makassar sekitar pukul 21.00 WITA. Saya di Makassar hanya sehari dua malam saja, karena besoknya saya dan orangtua saya harus ikut berpartisipasi dalam acara syukuran rumah baru om saya. Lalu di sore harinya, saya, om, dan bapak saya menyempatkan diri untuk menikmati sunset di Pantai Losari sebelum bertolak kembali ke Bontang. Malam harinya saya sempat jalan-jalan ke Mall-mall yang ada di Makassar dengan teman SMA saya (nama sengaja tidak disebutkan, karena dia sedang buron, hahaa) yang sedang kuliah di UNHAS. Saya juga sempat melihat sekilas benteng Rotterdam di Makassar, keliling kampus UNHAS di malam hari, makan mie goreng murah ala anak kampus di salah satu kantin yang terletak di kawasan Kampus UNHAS, dan berbelanja sedikit oleh-oleh di Makassar. Cuman yang agak disayangkan saya tidak sempat mengabadikan banyak foto di Makassar dikarenakan waktu yang mendesak. Keesokan hari, tepat setelah adzan subuh, saya dan orangtua saya berkemas-kemas untuk kembali ke Bontang. Pagi itu om saya mengantarkan kami bertiga ke Bandara Sultan Hasanuddin. 

Begitulah sekilas cerita saya setahun lalu saat berkunjung ke Pulau Sulawesi di Provinsi Sulawesi Selatan, walaupun cuman seminggu di sana. Banyak pengalaman yang saya dapat, Mudah-mudahan kalau ada waktu luang, umur panjang, dan uang yang banyak. Saya akan touchdown lagi ke sana. Amin ya Rabb. Thanks for reading guyss...

Selena Gomes di pantai Losari..

My Name is CHAMOURII..

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 02.31 0 komentar
Salaam all. Well how’s your day today.? Hope everything’s going well and full of Allah’s blessings. Ameen. Okay, di postingan saya yang ke-empat ini, mau sedikit cerita-cerita tentang nickname yang selalu saya pakai di social networking. Yah seperti yang bisa anda liat dari judul postingan saya, nickname yang saya pakai adalah “chamouri”. Boleh di search di instagram, path, soundcloud, youtube, dan twitter saya, semuanya memakai nick: chamourii. (maksudnya sih sekalian promosi, hehehe)


Well, kenapa saya memakai nick tersebut, saya rasa perlu untuk saya jelaskan mengapa.? Supaya tidak ada kesalahan dalam pemanggilan dan penulisan, seperti yang teman-teman saya di kampus sering lakukan, yah mereka biasa memanggil saya chasaurii, yah itu sih nama produk penyedap rasa makanan kan. Pfttttt…Padahal nickname saya itu mengandung unsur filosofi yang sangat dalam. #tsahhhh :p

Oke gak perlu basa basi, sebenernya CHAMOURII itu singkatan dari ICHA MOURII. Kenapa ICHA karena nama tersebut adalah nama panggilan dari nama asli saya AISYAH, (yah saya tau ICHA memang nama pasaran, hikss T…T ) dan MOURII sebenarnya saya ambil dari nama marga salah satu tokoh anime dan komik jepang yang terkenal, pasti langsung tau deh, iya benar banget dari anime dan komik “DETECTIVE CONAN”. Iya itu loh Mouri Ran pacarnya Shinichi Kudo dan anak dari detective tidur si Kogori Mouri.

Coba deh diliat kemiripan wajah saya dengan Ran di bawah ini...

RAN MOURI
CHA MOURII

MIRIPPP BUKANN..?? HAHAHAHA. Ya saya tau terlihat sangat memaksa, hehehe. Well, intinya sih saya suka aja sama tokoh RAN di Detective Conan. Banyak yang bisa dipelajari dari karakter Ran Mouri ini, sifatnya yang setia pada Shinichi, selalu berusaha membuat ayah dan ibunya kembali rujuk, pemberani, dan jago taekwondo bisa kita ambil hikmahnya, tsahh, yang jelas sih harus selalu ngambil sisi positifnya aja. Yang jelek-jeleknya mah dibuang aja atuh. :)

Yah, ternyata garing banget yah postingan saya.? Saya juga ngerasa gitu, tapi bodo ahh, namanya juga lagi belajar menulis kan, hihihi. Okay, Thank's for reading dehh guys.

This is Me and My Cool Boyfriend :p














Senin, 04 Februari 2013

Komunikasi, apa sih sebenarnya..?

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 17.20 0 komentar

Apa kabar semua..? Kali ini ane bakal share tentang apa itu komunikasi secara sederhana buat berbagi ilmu yang ane punya. Tentunya, ane bagi-bagi ilmu yang gak jauh-jauh dari komunikasi, maunya sih bagi ilmu kedokteran tapi ane bukan mahasisiwi FK gan..hehehehe.

Well, here we go.......

Kata atau istilah “komunikasi” (Bahasa Inggris “communication”) berasal dari Bahasa Latin“communicatus” yang berarti “berbagi” atau “menjadi milik bersama”. Dengan demikian, kata komunikasi menurut kamus bahasa mengacu pada suatu upaya yang bertujuan untuk mencapai kebersamaan.

Menurut Webster New Collogiate Dictionary dijelaskan bahwa komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi di antara individu melalui sistem lambang-lambang, tanda-tanda atau tingkah laku”. 

Berikut ini adalah bebarapa definsi tentang ilmu komunikasi yang dikemukakan oleh para ahli sebagai berikut :Hovland, Janis & Kelley Komunikasi adalah suatu proses melalui mana seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya (khalayak)

.Berelson & Steiner Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian, dan lain-lain melalui penggunaan simbol-simbol seperti kata-kata, gambar, angka-angka, dan lain-lain.

Harold Lasswell Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan “siapa”  “mengatakan “apa”  “dengan saluran apa”, “kepada siapa” , dan “dengan akibat apa”  atau “hasil apa”. (who says what in which channel to whom and with what effect).

Barnlund Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego.

Weaver Komunikasi adalah seluruh prosedur melalui mana pikiran seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lainnya.

Gode Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari semula yang dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih. 
Dari berbagai definisi tentang ilmu  komunikasi tersebut di atas, terlihat bahwa para ahli memberikan definisinya sesuai dengan sudut pandangnya dalamelihat komunikasi. Masing-masing memberikan penekanan arti, ruang lingkup, dan konteks yang berbeda.Hal ini menunjukkan bahwa, ilmu komunikasi sebagai bagian dari ilmu sosial adalah suatu ilmu yang bersifat multi-disipliner.

Definisi Hovland Cs, memberikan penekanan bahwa tujuan komunikasi adalah mengubah atau membentuk perilaku.Definisi Berelson dan Steiner, menekankan bahwa komunikasi adalah proses penyampaian, yaitu penyampaian informasi, gagasan, emosi, keahlian, dan lain-lain.Definisi Lasswell, secara eksplisit dan kronologis menjelaskan tentang
lima komponen yang terlibat dalam komunikasi, yaitu :-    siapa (pelaku komunikasi pertama yang mempunyai inisiatif atau sumber.-     mengatakan apa ( isi informasi yang disampaikan)
-     kepada siapa (pelaku komunikasi lainnya yang dijadikan sasaran penerima)
-     melalui saluran apa (alat/saluran penyampaian informasi)
-     dengan akibat/hasil apa (hasil yang terjadi –pada diri penerima)

Definisi Lasswell ini juga menunjukkan bahwa komunikasi itu adalah suatu upaya yang disengaja serta mempunyai tujuan. Definisi Gode, memberi penekanan pada proses penularanpemilikan, yaitu dari yang semula (sebelum komunikasi) hanya dimiliki oleh satu orang kemudian setelah komunikasi menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih.Definisi Barnlund, menekankan pada tujuan komunikasi, yaitu untuk mengurangi ketidakpastian, sebagai dasar bertindak efektif, dan untuk mempertahankan atau memperkuat ego.

Berdasarkan definisi-definisi tentang komunikasi tersebut di atas, dapat diperoleh gambaran bahwa komunikasi mempunyai beberapa karakteristik sebagai berikut

Komunikasi adalah suatu proses Komunikasi sebagai suatu proses artinya bahwa komunikasi merupakan serangkaian tindakan atau peristiwa yang terjadi secara berurutan (ada tahapan atau sekuensi) serta berkaitan satu sama lainnya dalam kurun waktu tertentu.

Komunikasi adalah suatu upaya yang disengaja serta mempunyai tujuan. Komunikasi adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara  sadar, disengaja, serta sesuai dengan tujuan atau keinginan dari pelakunya.

Komunikasi menuntut adanya partisipasi dan kerja sama dari para pelaku yang terlibat kegiatan komunikasi akan berlangsung baik apabila pihak-pihak yang berkomunikasi  (dua orang atau lebih) sama-sama ikut terlibat dan sama-sama mempunyai perhatian yang samaterhadap topik pesan yang disampaikan.

Komunikasi bersifat simbolis Komunikasi pada dasarnya merupakan tindakan yang dilakukan dengan menggunakan lambang-lambang. Lambang yang paling umum digunakan dalam komunikasi antar manusia adalah bahasaverbal dalam bentuk kata-kata, kalimat, angka-angka atau tanda-tanda lainnya.

Komunikasi bersifat transaksional Komunikasi pada dasarnya menuntut dua tindakan, yaitu memberi dan menerima. Dua tindakan tersebut tentunya perlu dilakukan secara seimbang atau porsional.

Komunikasi menembus faktor ruang dan waktu Maksudnya adalah bahwa para peserta atau pelaku yang terlibat dalam komunikasi tidak harus hadir pada waktu serta tempat yang sama. Dengan adanya berbagai produk teknologi komunikasi seperti telepon, internet, faximili, dan lain-lain, faktor ruang dan waktu tidak lagi menjadi masalah dalam berkomunikasi.

Jadi itu penjelasan ringkas mengenai definisi komunikasi. Semoga bermanfaat ya....

Mengapa Memilih Ilmu Komunikasi..??

Diposting oleh Aisyah Aishaa di 05.33 1 komentar
Hallo, Assalamualaikum wr.wb semuanyaa :) Okay, akhirnya saya mau nulis dan share artikel yang mudah-mudahan berguna bagi para calon-calon mahasiswa dan mahasiswi yang bentar lagi akan lulus dan melepaskan seragam putih abu-abunya. Muehehehehe. Berhubung saya adalah salah satu mahasiswi Ilmu Komunikasi di salah satu PTN, maka saya bakal menggiring opini anda semua para calon-calon mahasiswa buat milih jurusan yang sama kayak saya, emmm sekalian juga praktek PR buat mempersuasi orang-orang. Kalau istilahnya sih "sambil menyelam minum aer, makan ikan juga deh". OKAY.. HERE WE GO..!!!!

Tulisan ini akan sedikit menjelaskan kepada kalian mengapa sih harus memilih jurusan ilmu komunikasi di perguruan tinggi. Yap. I'm sure if that's the biggest question in yor mind, isn't it..?? ;))
Kebutuhan akan kemampuan dalam berkomunikasi yang baik dan efektif merupakan suatu kenyataan yang tidak perlu dipertanyakan lagi saat ini. Kalangan profesional harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar dapat melejitkan karirnya di dunia profesional. Kalangan politik juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang memadai untuk dapat melobi dan memenangkan suatu pemilihan. Bahkan, seorang dokter pun harus tahu cara yang baik untuk berkomunikasi dengan pasiennya agar pengobatan dokter tersebut berhasil. Nah, dengan belajar ilmu komunikasi kalian akan diajarkan bagaimana memahami komunikasi dan cara membangun komunikasi yang efektif.

Mahasiswa ilmu komunikasi akan belajar bagaimana menganalisis sebuah tulisan, gambar, video, percakapan, dan berbagai pesan-pesan elektronik yang dilihat melalui perspektif ilmu-ilmu sosial. Mahasiswa komunikasi juga akan belajar bagaimana meghasilkan pesan yang menjadi sarana ekspresi artistik dan fungsional.

Ilmu komunikasi juga merupakan salah satu jurusan favorit bidang IPS diberbagai perguruan tinggi didunia beberapa tahun belakangan ini. Mahasiswa ilmu  komunikasi juga akan diajarkan bagaimana mengembangkan kemampuan dan pengetahuan dibidang komunikasi yang sangat penting dalam perkembangan dunia diabad 21 ini. Ilmu Komunikasi akan membantu anda memahami cara tatap muka dan pengaruh berbagai media komunikasi dalam kehidupan sehari-hari baik itu dalam dunia kerja, interaksi sosial, opini publik, hubungan masyarakat/public relations, kegiatan ekonomi, dan kegiatan dibidang politik.

Tak hanya itu, anda juga akan belajar cara menganalisis dan mengevaluasi praktik komunikasi secara kritis, belajar bagaimana cara berkomunikasi baik secara verbal maupun non-verbal. Anda juga akan dipersiapkan untuk pindah ke sejumlah profesi di mana Anda akan menggunakan keterampilan komunikasi yang efektif untuk terlibat interaksi dengan orang lain.

Lalu, bagaimana dengan peluang dan kesempatan karir bagi lulusan ilmu komunikasi?
Sebagai lulusan ilmu komunikasi, anda akan memiliki banyak kesempatan kerja. Lulusan ilmu komunikasi dapat bekerja sebagai marketing manajer, konsultan, pengajar, periklanan/advertising, dunia broadcasting, penyiar radio, bekerja di industri media baik itu televisi maupun online, personalia, EO (event organizer), jurnalis, dan dunia hubungan masyarakat atau public relations.

Oke, jadi gimana pendapat kalian..? Berminat untuk menjadi mahasiswa Ilmu Komunikasi, minat aja lah yah, hehehe. Tapi itu semua tergantung kata hati kalian. Pilihlah yang terbaik dan sesuai minat bakat kalian yah adek adekku. Kalau benar-benar bingung mau milih fakultas apa buat lanjutan studi, saya saranin sholat istikharah dehh...FIGHTING..!!

Okay. Wassalamualaikum wr.wb :)
 

Aisyah K :) Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos