Assalamualaykum wr.wb.
Alhamdulillah, hari ini tepat tanggal 1 Muharram 1436 H, tahun baru Islam. Bertepatan dengan tanggal ini pula saya sebagai seorang muslimah, ingin menulis sepatah dua kata untuk bermuhasabah diri di bulan yang mulia ini..
Wanita pasti banyak yang ingin terlihat cantik, karena pada hakikatnya wanita itu sendiri identik dengan kecantikan, maka dari itu banyak pula wanita yang rela mengeluarkan budget yang tidak sedikit untuk memenuhi hasratnya agar terlihat lebih cantik, "No Pain No Gain" (katanya)
Saya sendiri juga ingin selalu kelihatan cantik, walau cuma ingin aja sih, tanpa realisasi yang nyata (nggak pernah nyalon, jarang luluran, sering ngebolang pas siang bolong, hehehe). Dan, alhamdulillah saya dapat nasihat dari salah satu artikel yang pernah saya baca, bahwa cantik itu adalah relatif :) karena hal yang terpenting adalah kecantikan hati, daripada kecantikan jasmani, seorang bijak pernah berkata "rupa akan menua, keriput ditelan usia, tapi hati niscaya akan tetap muda bercahaya jika iman terus ditempa"
Nah, karena nasihat-nasihat itu jugalah saya mengerti bahwa benarlah, wanita sholehah adalah sebaik-baik perhiasan dunia. Jangan tertipu dengan apa yang tampak di mata, tapi lihatlah tulus ke dalam hatinya :)
Maka untuk menjadi cantik dalam pandangan Islam, hendaklah wanita muslimah itu berhias dengan;
- Jadikanlah "ghadul bashar (menundukkan pandangan) sebagai celak bagi kedua alis mata ukhti, insha Allah pandangan kita akan senantiasa jernih dan bening.
- Oleskanlah lipstik kejujuran dan kebenaran pada ulasan bibir, Insha Allah ukiran senyum ukhti akan bertambah manis dan dihargai sesama.
- Bedakkanlah wajah ukhti dengan bedak berasaskan malu dan keadaban, Insha Allah kesederhanaan lahiriah itu akan menyejukkan mata yang memandang
- Lumurilah sabun istighfar ke seluruh anggota badan, Insha Allah ia akan mengikis daki kotoran dosa dan kesalahan yang telah dilakukan.
- Rawatlah rambut ukhti dengan hijab islami, Insha Allah ia akan menyelimuti dan menjaga dari mangsa kerakusan insan yang terlepas tambatan keimanannya.
- Sarungkanlah kedua tangan ukhti dengan gelang sedekah, dan jari jemari ukhti dengan cincin ukhuwwah islamiyah, Insha Allah kelak akan ukhti temui warga sholihin yang nilainya melebihi gunung emas permata.
- Alunkanlah kemerduan dan kesyahduan suara ukhti dengan tilawatul Qur'an dan Dzikrullah. Insha Allah berkat kekhusyukan ukhti akan mengecap manisnya iman sebagaimana lidah merasakan manisnya makanan.
- Luruskanlah postur tubuh badan ukhti dengan ketulusan dalam menunaikan sholat dan ibadah kepada Allah Swt. Insha Allah takkan Dia sia-siakan keikhlasan dan keistiqomahan kita dalam mencari keridhoan-Nya.
جَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا كَثِيْرًا وَجَزَاكُمُ اللهُ اَحْسَنَ الْجَزَاء